FANDOM


pertama mohon maklum jika tulisan ini sama atau kurang bagus karena Feizal Hartawan hanya seorang manusia biasa dan penulis pemula*

Bab 1 The New Beginning Malam itu, di rumah Kate sangat beda dari biasanya karena kedua orang tua mereka baru saja bercerai karena sesuatu hal yang sangat aneh untuk dipermasalahkan. Semenjak kejadian itu Kate selalu mengurung diri dikamar sendiri, dia hanya menghabiskan waktunya dirumah untuk membaca buku atau mencari informasi untuk pelajaran dikampusnya.

“mengapa ini bisa terjadi?, apa salahku?” ucap kate sambil duduk di pinggir tempat tidurnya. “Mungkin ini sudah takdir mereka berdua” sambung kate sambil membereskan buku untuk besok ke kampus.

Ketika Kate sedang membereskan buku di meja belajarnya telepon genggam miliknya berbunyi, telpon itu ternyata dari ibunya yang baru saja pindah rumah ke New york city. Kate sangat senang ketika tahu bahwa yang menelpon ibunya yang baru pindah dari rumah tersebut, karena menurut kate ibunya adalah orang yang paling mengerti dirinya.

“hallo mah, ada apa?. Gimana disana?” Tanya kate di telepon sambil membereskan bukunya.

“aku baik baik saja. Mama sedih ketika tahu aku harus berpisah dengan mu. Kapan kamu mau main kerumah mama?” jawab mama, yang suaranya terdengar sampai keluar telepon kate.

“aku tidak tahu. Ayah sepertinya ingin pindah dari sini. Dia ingin pindah ke Last vegas” ucap kate di telepon sambil masih membereskan buku.

“oke, baiklah. Hmm.. mungkin ibu yang akan main ke rumah baru kalian” ucap ibu kate.

Sementara itu, tiba tiba ayah kate mengetuk pintu kamar kate secara tiba – tiba, kate ang sedang berbicara dengan ibunya di telepon kaget dan langsung mematikan telepon itu. Lalu kate membukakan pintu kamarnya.

“ada apa yah?” Tanya kate bingung.

“tidak. Ayah hanya mengecek apakah kamu ada dikamar atau tidak” ucap ayah kate sambil membawakan satu piring mangga untuk kate. “ini untukmu” sambung ayah kate yang juga bekerja sebagai seorang polisi.

“ makasih yah.” Ucap kate.

Setelah itu, ayah kate pergi meninggalkan kate karena ada urusan lain di luar rumah yang harus diselesaikan oleh anggota polisi.


Pagi itu, Kate berangkat ke kampus dengan mobil kesayangannya, mobil itu menjadi kesayangannya karena dia hamper terbunuh oleh mobil itu dan di mobil itu juga banyak kenangan kenangan manis Kate, mobil ini sangat antic dan bagus walaupun ini adalah mobil lama tapi kate tidak malu untuk membawanya ke kampusnya.

Sesampainya Kate di kampus dia memarkir mobilnya di sebelah mobil temannya yaitu lily, tapi ada ang aneh ada seorang pria misterius yang terus melihati kate dari mermarkir sampai dia turun, katepun bingung mengapa pria itu terus melihatnya.

Katepun langsung menuju kelas biologi ang pagi itu sudah cukup ramai, dan ada tersisa 1 meja ang tersisa tapi kate tidak memiliki pasangan karena satu bangku wajib berdua. Tanpa diduga pria misterius itu juga masuk di kelas yang sama dengan kate, diapun langsung menuju meja kate dan berdiri di depannya.

“hai, gue boleh duduk disini?” Tanya misterius itu dengan suara yang lembut.

“oh, iya boleh kok” jawab kate sambil melihat terus menunduk.

Akhirnya mereka duduk berdua dan bel pelajaranpun dimulai, guru biologi sudah memasuki kelas dan langsung menerangkan materi pelajaran hari itu.

“oh iya, tadi kok ngeliatin gue sih?” Tanya kate sambil tersipu malu.

“oh, ngga. Itu mungkin perasaan lo aja” jawab misterius itu, “oh iya, nama gue Tom, gue murid bari disini” sambung pria itu.

“Oh pantes gue baru liat lo hehe.” jawab kate. “nama gue Kate” sambung sambil menyodorkan tangannya.

“salam kenal ya” ucap tom, yang juga menodorkan tangannya.

Guru biologi masih menjelaskan tentang “pergantian bulan” dan anak anak focus dengan buku panduan mereka, tapi tom saat ini tidak konsentrasi karena disebelahnya adalah perempuan yang dia kagumi, tom terus melirik ataupun menengok kea rah kate.

“kenapa? Kok kayaknya ga konsentrasi?” Tanya kate.

“ngga, kok. Cuman lagi pegel aja.” Jawab Tom.

“oh, hehe” sambung kate dan dia kembali membaca bukunya.

Setelah mereka belajar selama dua jam, akhirnya kelas biologipun usai dan saatna mereka untuk pulang. Katepun menuju parkiran dan sesampainya diparkiran dia bertemu dengan tom lagi ternyata mobil disebalahnya adalah mobilnya tom bukan lily karena mobil mereka berdua mirip.

“oh, ini mobil kamu?” tanya kate.

“iya, hehe.” Jawab tom

“kirain aku ini mobil temen aku, eh taunya mobil kamu” Ucap Kate, “oh iya, rumah kamu dimana??” sambung kate.

“rumah aku? “Tanya tom, “oh iya, aku ada keperluan aku buru buru, aku pergi dulu ya” sambung tom, sambil naik kedalam mobilnya.

“baiklah” ucap kate bingung.

Akhirnya kate naik kedalam mobilnya dan dia segera meninggalkan kampusnya. Sebelum kate pulang kerumah dia pergi ke supermarket untuk membeli makanan ringan, karena makanan ringan miliknya dikamar sudah habis.

Setelah dari supermarket Kate pulang kerumahnya dan ketika dia masuk ke dalam kamarnya dia menemukan bahwa diatas kasurna ada setangkai bunga mawar dan serpihan bunga yang berbentuk hati dan sebuah surat. Surat itu berbunyi

“hai, kate aku sangat megangumimu, karena menurutku kau adalah perempuan yang bisa membuatku jatuh cinta, sebenarnya aku adalah tipe orang yang sulit untuk jatuh cinta atau menyukai seseorang karena aku takut, takut semua hal ang buruk itu terjadi padamu”

Itulah isi surat ang ada di kamar Kate, dia bingung siapa yang menaruh ini semua. Kate pun langsung kearah jendela dan membukanya lebar lebar dan mecari siapa ang membuat ini semua, tapi semua itu sia sia tidak ditemukan jejak siapapun. Tapi akhirnya semua itu terbongkar saat kate mencium surat itu dan ternyata surat itu memiliki wangi yang sama dengan Tom.

“bagaimana dia bisa masuk ke dalam sini?” Tanya kate pada dirinya sendiri. “apakah dia memiliki kekuatan?” sambung kate.

Katepun langsung menutup jendelanya dan berbegas menuju meja belajarnya untuk mencari informasi di internet tentang “pergantian bulan” karena tugas itu harus sudah dikumpulkan besok siang di kampus.

Katepun lagsung browsing tentang “pergantian bulan”, bebrapa menit awal itu terasa biasa dan normal tapi beberapa menit kemudia dia mulai merasa tidak naman karena seperti ada Tom yang duduk di tempat tidurnya, tapi ketika kate melihat kebelakangnya ternyata kosong dan tidak ada siapa siapa.

“mungkin gue suka sama dia ?” Tanya kate pada dirinya, “haha, aneh” sambung kate sambil tertawa kecil.

Katepun akhirnya menyelesaikan tugas kampusna ang diberikan oleh guru mata pelajaran biologi, seperti biasa kate selalu menulis blog ang dia punyai di alamat www.Kate-Evans.blog.com kate curhat tentang masalah tadi di kampusnya, isinya antara lain tentang Tom John.

“pagi ini sangat beda dari hari biasanya karena ada seseorang yang Membuat gue seneng, dia adalah tom, ternyata dia murid baru di kampus gue, dan dia Ngambil jurusan yang sama kaya gue yaitu ipa. Awalnya gue ketemu dia di parkiran muka dia cakep banget, berkulit putih, mata coklat, dengan rambut ang menurut gue cool. Awalnya gue merasa aneh sama dia kenapa gue diliatin dan ternyata gue udah tau kalau dia suka sama gue. Tapi gue aneh sama dia, badan dia banak bulu halusnya seperti manusia serigala hehe, tapi dia cakep banget. Coba aja dia tau gue suka sama dia Pasti kita bakalan jadian”

Setelah kate menulis beberapa kalimat dia langsung menuju tempat tidurnya untuk tidur. Kate pun tertidur sangat pulas sekali, diiringi dengan hujan di senja hari dia bermimpi kalau tom berada di Samping tempat tidurnya berdiri dan tersenyum padanya, Katepun yang baru tidur beberapa menit itu, kaget dan langsung terbangun.

“huft..huft..huft..” suara nafas kate yang terdengar sangat menggebu gebu. “kenapa dia ada dimimpiku?” Tanya kate pada dirinya sendiri. “aku tidak mengerti!, semua ini sudah melewati batas dan ini sungguh aneh.” Sambung kate.

Katepun beranjak dari tempat tidurnya dan kate duduk di depan meja belajarnya, untuk mengulang pelajaran tadi pagi yang diberikan guru biologinya tersebut. Tapi kejadian yang sama terulang lagi, kate merasa ada yang seperti mengawasinya tapi ini berada di atas pohon besar yang berada di sebrang rumahnya, kate melihat srigala berada diatas pohon itu, serigala itu melihat kearah jendela kate di tengah hujan deras.

Katepun berusaha mengalihkan perhatiannya dari srigala itu, dan terus mencoba untuk belajar kembali, tapi semua itu sia sia dia belajar tapi pikirannya terus tertuju ke srigala itu karena itu sungguh menakutkan, ada srigala ditengah hujan yang mengawasi.


Pagi itu kate sedang berjalan di lorong kampus sendiri, dan tiba tiba temannya ang bernama lily menepuk pundaknya, katepun langsung mengok dan tersenyum.

“eh, lo kemaren kemana? Ga masuk yah?” Tanya kate.

“iya, gue harus nganterin ibu gue ke dokter” jawab lily

“oh, gitu, terus sekarang lo mau kemana?” Tanya kate lagi.

“ini, sebenernya masuk cuman mau izin aja kok “ ucap lily sambil jalan.

Kate dan Lily ngobrol di sepanjang lorong itu dan sampai akhirnya kate bertemu dengan Tom, dan mereka berduapun berhenti berjalan.

“oh, yaudah ya, mau ke izin dulu, bye” ucap lily sambil terus berjalan meninggalkan kate.

“ok, bye” sambil sedikit melambaikan tangan.

Katepun melihat tom berada di sampingnya, kate hanya memberi senyuman namun kate langsung meninggalkan tom begitu saja, tanpa berbicara sedikit katapun. Katepun menuju kelas biologinya dan sesampainya kate dikelas kate memilih bangku bersama temannya. Tidak lama kemudian, jam belajarpun dimulai dan para siswa dan siswi meju satu persatu untuk mengumpulkan tugas mereka. Katepun maju untuk meberikan tugasnya dan selanjutnya tom, ketika kate ingin kembali ke tempat duduknya kate berpapasan dengan tom, kate melihat mata tom dan tompun melihat mata kate, tapi kate langsung membuang muka dan terus berjalan menuju mejanya.

Hari itu, pelajaran biologi sangat lama karena ada materi tambahan dan tugas baru, di jam pertama semua masih semangat belajar seperti biasa, di jam kedua siswa dan siswi measih berkonsentrasi namun di jam terakhir tepatnya beberapa menit jam biologi akan berakhir mereka mulai bosan, katesendiri hanya mendengarkan dan memainkan pulpennya, sesekali dia menengok kearah tom dan tompun tahu kalau kate menngok untuk melihatnya.

Jam pelajaranpun berakhir, semua siswa dan siswi diperbolehkan keluar kelas namun tidak untuk kate. Kate disuruh menaruh peralatan ipa di ruang laboraturium di kampus tersrebut. Ketika kate sedang membereskan kelas dan ingin membawa peralatan biologi itu, Tom dating untuk membantunya tapi kate mulai merasa risih karena dia sedang kesal dengan tom.

“ngapain ada disini? Tanya kate.

“mau bantuin lo” jawab tom sambil membereskan kelas.

“ga usah, gue bisa sendiri kok, udah sana pulang aja” ucap Kate.

“orang mau bantuin kok, masa ga boleh” jawab tom dengan masih membereskan.

“eh, lo bisa masuk kamar gue gimana?” Tanya kate sambil duduk di bangku.

Tom-pun yang sedang bersih bersih langsung diam dan melihat kearah kate dengan tatapan penuh arti.

“kok diem?” sambung kate.

“kalo di jelasin juga lo ga bakalan tau” jawab tom. “semua ini hanya bisa dijelaskan ketika bulan purnama dan lo bakalan tau itu sendiri tanpa harus gue kasih tau”

“kenapa?” Tanya kate sambil menatap tom.

“hanya dengan cara itu, lo bakalan tau dan dengan cara itu lo akan ngerti” jawab tom.

Suasana di kelas seketika menjadi hening dan mereka berdua saling pandang satu sama lain, dan tiba tiba ada seorang teman kate juga yang bernama Daniel yang menukai kate, dan ia mengajak untuk pulang bersama

“hai kate, lo mau pulang bareng ga?” Tanya Daniel sambil berdiri di ambang pintu.

“ah.. ngga deh, guekan bawa mobil niel” ucap kate.

“oh yaudah deh” jawab Daniel serasa kecewa karena kate tidak ingin pulang bersamanya dan melihat kate bersama pria lain. Daniel-pun pergi meninggalkan kate.

Semua tugas membersihkan kelas sudah selesai dan mereka berdua keluar kelas dan menuju laboraturium, sambil berjalan mereka mengobrol. Katepun sudah tidak marah kepada tom karena dia sudah tahu, tapi dia masih bingung apa yang dimaksud tom itu.

Akhirnya mereka sampai di laboraturium dan mereka menaruh semua barang barang biologi pada tempatnya. Saat kate ingin bola dunia di atas lemari, ia kesusahan tom-pun yang melihat itu yangsung membantu kate dan mereka berdua tersenyum, merekapun saling berhadapan dan tom memegang tangan kate dengan lembut.

“suatu hari nanti kamu akan tahu, bagaimana semua ini bisa terjadi” ucap tom sambil megang tangannya kate.

“tahu itu, dan secepatnya aku akan mengetahuninya”. Jawab kate.

Setelah itu, tom langsung pergi meninggalkan kate sendiri, katepun segera bergegas meninggalkan ruangan laboraturium karena dia harus mengerjakan semua tugas yang sangat banyak.


Bab 2 The Truth Are Revealed


Siang itu dikampus, Kate sedang membereskan bukunya dan kertas kertas yang bertebaran di mobilnya, kate sedang mencari kertas bergambar kerangka manusia yang harus dikumpulkan hari itu di kelas ipa.

Cuaca siang itu agak mendung dan mempunyai angin yang cukup kencang untuk menerbangkan kertas kertas milik kate, katepun menyerah karena kertas itu tidak ada, kertas itu hilang karena sebelum ia masuk mobil ia duduk di bangku taman sekolah bersama temannya untuk berdiskusi tentang kerangka manusia tersebut. Katepun mempunai pikiran kalau dia harus mencari kertas itu dibangku taman itu dan katepun keluar mobil dan mencarinya dan tepat! Kaertas itu berada disana tapi kertas itu terbang.

Kate yang melihat kertas itu terbang mengikutinya dan terus mengikutinya, terkadang kertas itu menyangkut di pohon tapi kertas itu berhasil tertiup angina lagi sampai akhirnya kertas itu terbang ke pohon dekat hutan, dan kertas itu mendarat di atas dahan pohon yang diatasnya ternyata ada Tom yang sedang duduk, tom langsung mengambil kertas itu dan turun untuk menyerahkannya kepada kate.

“nih, lo daritadi ngejar ngejar ini?” Tanya tom.

“iya. Makasih ya udah diambilin” jawan kate.

“oh, gue kira lagi ngapain tadi lo lari lari gitu” ucap tom sambil tertawa kecil.

“oh yaudah, gue balik kemobil dulu ya” ucap kate sambil.

“oke” jawab tom.

Katepun meninggalkan tom, tapi ketika baru beberapa langkah dari tempat tom dia berhenti karena dia lupa mau menanyakan suatu hal, tapi ketika kate menengok kebelakang tom sudah tidak ada, katepun bingung. Bagaimana dia bisa pergi secepat itu?, dia lewat mana?, apakah rumahnya di hutan?, tapi kate terus berfikir positif tentangnya, katepun kembali berjalan menuju mobilnya dan pulang kerumahnya.

Ketika kate sampai dia langsung membuka laptopnya dan mencari tahu bagaimanakah ciri ciri srigala itu, karena menurutnya Tom seperti manusia srigala tapi itu tidak mungkin.

Setelah sekian lama browsing dia tidak menemukan apapun tentang manusia srigala akhirnya dia teringat kalau ayahnya mempunyai buku tentang srigala. Kate-pun turun menuju Rak buku yang berada di ruang tamu rumahnya.

“lagi cari apa kate?” ucap ayah kate sambil duduk dimeja makan.

“sesuatu yang tidak pernah aah bayangkan” ucap kate sambil terus mencari buku. “seperti apa?” Tanya ayah kate sambil tetap makan.

“seperti bulan dan matahari menjadi satu” jawab kate sambil masih mencari buku.

“mungkinkah?” Tanya ayah kate tetap sambil makan.

“mungkin, karena aku tahu itu akan terjadi” ucap kate sambil membuka halaman demi halaman dibuku yang ia temukan itu.

“baikah” sambung ayah kate.

“Yeah!!” ucap kate sambil lari menaiki tangga menuju kamarnya.

Halaman demi halaman dibuka oleh kate, dia membaca buku itu sangat teliti dan penuh penghaatan karena menurut dia kalau ada satu kata saja ang tidak terbaca akibatnya bisa fatal.

Kate membaca semua itu sangat dipahami dan dia menemukan ciri cirinya yaitu, serigala kalau berbicara selalu sedikit agak canggung, memiliki bulu halus di tangan yang cukup banyak, dan memiliki kumis tipis dan memiliki mata berwarna biru pucat. Setelah membaca itu kate langsung tercengang ternyata dugaan dia selama ini benar, tatapannya, tangannya, dan tatapan srigala diwaktu hujan deras.

“aku tidak habis pikir, dugaanku selama ini benar. Tom adalah manusia serigala” ucap kate sambil menutup bukunya.


Pagi itu sseperti biasa Kate datang ke kampus menggunakan mobil tapi bukan untuk belajar melainkan untuk bertemu dengan Tom. Sesuai dengan Dugaan tom berada di tangga dekat parkiran dia sedang duduk dengan beberapa temannya, Kate-pun menyampar Tom.

“hai, tom. Maukah kau ikut dengan ku ?” Tanya Kate.

“hai, Kate. Mau kemana?” ucap tom sambil melihat teman temannya. “mungkin ini hanya sebentar” ucap tom pada teman temannya.

Akhirnya tom dan Kate jalan menuju mobil, merekapun masuk kedalamnya dan Kate membawa mobil it kesuatu tempat. “kita mau kemana?” Tanya tom.

“sesuatu tempat” ucap Kate sambil tetap menyetir.

“dimana?” Tanya tom bingung.

“nanti juga bakal tau, kalo di jelasin juga lo ga bakalan tau” ucap Kate sambil sekali kali menengok kearah tom.

Tidak lama kemudian mereka berdua sampai di suatu tempat yaitu taman yang berada di lahan kosong belakang gedungbekas. “ikut sini” ucap Kate sambil berjalan menuju tujuan.

Tom hanya bisa mengikuti Kate dan dia tidak berani bertanya lagi pada Kate, setelah mereka berjalan akhirnya mereka berdua sampai di taman yang dimaksud.

“lo kok bawa gue ketaman ?” Tanya tom bingung.

“nggak, mau kesini aja” jawab Kate. “oh iya, gue udah tau lo itu siapa”, sambung Kate.

“tau?, apa?” Tanya tom lagi,

“lo itu sebenernya manusia serigalakan?, lo yang ngasih surat sama bunga kan? Lo yang srigala diatas pohon itukan?” ucap Kate.

“iya. Sebenernya gue ngga mau ngerahasiain ini dari lo, dan gue juga mau jujur tapi itu ga bisa” jawab tom.

“kenapa?” Tanya Kate.

“karena emang dilarang” ucap tom. “gue sebenernya suka sama lo, pas gue ngeliatin lo waktu itu, tapi gue ga berani ngomong sama lo” sambung tom.

“gue juga sebenernya suka sama lo, dan itu nyiksa banget ketika gue tahu lo it manusia srigala.” Ucap Kate sambil berdiri menjauh dari tom.

“lo tau ga?, gue it srigala bukan pemakan manusia, jadi lo ga usah takut” jawab tom.

“kok bisa?. Gue sebenernya mau ngejauh dari lo yang waktu gue nyuekin lo itu, tapi lo buat hati gue gemeter waktu lo bantuin gue dikelas, dan hasilnya gue ga jadi marah” ucap Kate sambil berbalik badan kearah tom.

“lo, tenang aja gue ngga seperti apa yang lo pikirin kok. Gue selalu ada buat lo “. Ucap tom sambil jalan dan memeluk Kate.

Merekapun berpelukan di taman bunga tersebut, memberikan ciuman satu sama lain dan mereka juga saling menikmatinya. Mereka-pun sadar dan merekapun melepaskan ciuman dan pelukan itu dan mereka berdua tersipu malu.

“ah..eng..” ucap Kate dan tom bersamaan.

“yaudah, lo duluan deh” ucap Kate.

“Kate, lo mau ga jadi pacar gue?” tanya tom sambil memegang kedua tangan Kate.

“gue, mau kok” jawab Kate sambil memandang mata tajamnya tom. Dengan jawaban itu mereka resmi menjadi seorang sepasang kekasih dan merekapun kembali berpelukan dan menikmati indahnya cuaca pagi itu. Mereka bercanda dan bermain di taman itu, mereka sangat mesra, merekapun berbagi cerita tentang keluargamasing masing.


Malam itu Kate sedang duduk di meja belajarnya, dia sedang membaca buku tentang sejarah “Terciptanya Sebuah Sel”, namun ketika sedang serius jendela kamar Kate ada yang mengetuk.

“siapa, kok ngetuk jendela?” tanya Kate dalam hati.

Katepun berjalan menuju kejendela dan ketika dia membuka gordeng ternyata it adalah tom, dia berada di balkon kamarnya Kate.

“hai” sapa tom.

“hai, bagaimana kamu bisa disini?” tanya Kate bingung.

“dengan kekuatan srigalaku” ucap tom sambil tertawa kecil.

“baiklah, ayo masuk” ucap Kate.

Malam it mereka berdua megobrol berdua dan mereka bercanda, pasangan baru ini sangat senang dan menikmati cinta yang baru saja tumbuh diantara mereka berdua.

“oh, iya.besokkan hari minggu, kamu main lagi yah kesini tapi pagi, bisa kan? “tanya Kate.

“bisa kok. Pasti mau ngenalin aku sama papa kamu, iyakan?” ucap tom.

“kok kamu tau si?” sambil tertawa kecil dan bingung.

“tau dong” ucap tom yang juga sambil tertawa kecil. “besok juga, aku mau ngajak kamu ke rumah aku” sambung tom.

“beneran? Nanti aku dikenalinkan sama orang tua kamu?” tanya Kate.

“mungkin” jawab tom sambil tertawa kecil.

Merekapun bercanda separate halnya seorang kekasih yang sedang bahagia. Sampai akhirnya tom memutuskan untuk pulang dan dia lompat dari atas balkon dan dia lari berubah menjadi serigala, Kate yang melihat itu hanya tersenyum bahagia.

Kate yang sudah lelah akhirnya pergi untuk tidur dan mimpi indah bersama pangeran barunya yaitu tom.


Bab 3 Rise Of The Dark wolf


pagi itu tom datang kerumah Kate untuk di perkenalkan oleh ayahnya Kate, dan sebaliknya dengan Kate dia akan datang kerumah tom dan akan diperkenalkan oleh orang tuanya tom.

Sama seperti semalam, tom datang lewat jendela kamar Kate. Tom adalah seorang serigala jadi it memungkinkannya untuk bisa lari dan lompat tinggi. Pagi itu Kate sedang membereskan kamarnya.

“Kate” ucap tom sambil berdiri di balkon rumahnya Kate.

Kate-pun yang sedang membereskan kaget ketika mendengar suara tom karena seharusnya tom datang bukan jam sembilan melainkan jam sepuluh tapi tom datang lebih awal.

“eh, kamu kok datengnya pagi banget?. Kirain aku siapa, aku kaget banget tau” ucap Kate sambil sedikit tertawa kecil.

“iya dong, kan aku mau kenal sama orang tua kamu” ucap tom sambil berjalan kearah Kate.

“oh yaudah, tapi ayah aku lagi mandi dikamarnya,” ucap Kate.

“yaudah yuk, keruang tamu dulu” ajak tom.

“ayo. Eh iya aku tadi malem mimpiin kamu tau” sambung Kate.

“hayo mimpi apa? Haha” jawab tom. “udah yuk ah kebawah” ajak tom.

Mereka akhirnya keluar kamar untuk menuju ruang tamu, selama di ruang tamu mereka asyik mengobrol banyak hal terutama tentang rencana nanti untuk berkenalan dengan keluarnya Tom’s.

Tidak lama mereka mengobrol, ayahnya Kate-pun keluar kamarnya dan melihat kalau anaknya sedang berdua dengan Tom, lalu ayahnya Kate menghampiri mereka berdua.

“lho.. Tom?” ucap ayahnya Kate bingung, begitupun dengan tom, “om?..”.

Tom langsung berdiri dan memeluk ayahnya tom dan tom bersalaman karena sudah lama tidak berjumpa. Ternyata tom adalah anak dari sahabatnya ayahnya Kate dulu dan semenjak Kate dan ayahnya pindah ke new york mereka sudah tidak komunikasi lagi dan akhirnya sekarang mereka ketemu lagi.

“loh, kalian sudah saling kenal?” tanya Kate.

“iya, ini anak temen ayah, Kate”. Jawab ayah.

“gimana kamarnya om?” sambung tom. “tadi kaget banget pas liat om, kirain bukan om” lanjut tom.

“om, baik. Gimana sama papa kamu?” tanya Ayahnya Kate.

“baik om” jawab tom sambil tersenyum kecil.

“oh, iya yah. Tom kesini sebenernya mau aku kenalin” ucap Kate. “aku sama tom jadian, dan tadinya abis dari sini mau ke rumahnya tom.” Lanjut Kate.

“oh, kalian jadian?. Kapan menikah?” canda ayahnya Kate.

“yaudah om, mau pamitan dulu, keburu siang” sambung tom.

“oh, yaudah, silahkan.” Jawab ayahnya Kate.

Setelah mereka berpamitan, mereka keluar dan menuju mobil Kate, mereka naik mobil dan menuju hutan yang berada di belakang kampus mereka, untung disana sepi karena memang hari minggu.

“kok kita kesini?” tanya Kate.

“iya, rumah aku ada di hutanbelakang kampus ini”

“oh gitu.” Jawab Kate.

Akhirnya mereka sampai di kampus, dan mereka berjalan ke hutan belakang sekolah. Sesampainya mereka di dipan hutan, tom menyuruh Kate naik ke punggungnya, dan akhirnya Kate naik ke punggung tom dan tom mulai berlari menyurusi hutan, satu demi satu pohon dia lewatu, satu demi satu bahaya ia tahlukkan.

Tidak lama mereka di dalam hutan akhirnya mereka sampai juga di sebuah lapangan hijau yang sangat besar, di ujung lapangan it terdapat rumah besar berwarna putih.

“ayo, kita sudah sampai.” Ucap tom sambil berjalan.

“aku ga nyangka kalau ada lapangan dan rumah di balik hutan ini” ucap Kate sambil melihat kesekelilingnya.

“itu sebuah keajaiban, ingat itu.” Jawab tom.

Setelah mereka berjalan cukup jauh akhirnya mereka sampai di rumah tom dan kedangan Kate sangat disambut oleh keluarga besar tom, yang terdiri ayah, kakak perempuan, kakak ipar, sampai keponakan tom yang menyukai tom.

“hai, siapa dia?” ucap kakak perempuan tom yang sedang duduk di halaman rumah dengan kekasihnya James.

“perkenalkan aku Kate” ucap Kate sambil memberikan tangannya.

“dia pacarku ka” sambung tom.

“salam kenal” jawab kakanya tom sambil bersalaman. “ Namaku Emi” lanjutnya.

“ayah dimana?” tanya tom dan masuk ke dalam.

“perkenalkan ini tunanganku” ucap emi sambil melihat James.

“James” ucap james sambil bersalaman dengan Kate.

“Kate sini!” panggil Tom dari dalam.

Katepun masuk kedalam rumahnya tom dan Kate berkenalan dengan ayahnya tom, dan mereka berbagi cerita dan mengobrol banyak, Ayah Tom sangat keget kalau Kate adalah anak dari sahabatnya dan Ayahnya Tom juga berjanji akan main ke rumah tom secepatnya.

Tidak kerasa waktu sudah sore tapi di lapangan it masih seperti pagi hari, sangat sejuk dan tidak panas sama sekali, mungkin itu karena ada pelindung di sekitar lapangan itu.

“Tom, Kate. Mau ikut main ga?” ucap Emi dari luar.

Akhirnya mereka sekeluarga main di lapangan di depan rumahnya tom, mereka sedang bermain Golf, satu satu mereka mencetak skor tapi giliran Kate memukul tiba tiba bola sangat jauh dari lubang dan Tom yang melihat it mengejar bola dengan berubah jadi srigala.

Setelah beberapa detik, tom kembali dengan bolanya dan ketika Emi mencoba untuk memukul tiba tiba dari kejauhan ada asap yang tebal sekali dan disana keluar beberapa kelompok srigala, kelompok srigala ini berjalan seperti srigala biasanya tapi semakin dekat mereka berubah menjadi manusia.

“Apakah disini ada manusia?” ucap Ketua dari kelompok itu.

“tidak, kami juga kumpulan srigala yang sedang bermain”sambung ayahnya tom. “dan kami memiliki rumah didekat sini” lanjutnya.

“baiklah tapi disini kalian harus tahu, aku adalah penguasa di dunia srigala. “ucap ketua kelompok itu. “lihat ketika bulan purnama datang” sambungnya.

“ucapan bodoh” sahut tom dengan muka sangarnya.

Tom melihat ketua kelompok itu dengan mata yang tajam, keluarga tom dan Kate mundur begitupun dengan para pengikut Dark Wolf. Mereka tahu kalau tom dan Dark wolf akan bertarung. Setalah mereka saling menatap mereka mundur dan semakin menjauh, sambil mata tetap menatap tajam Akhirnya pertarungan ini dimulai dengan tom, dia lari dan berubah menjadi serigala dan kemudia menyerang Dark wolf itu. Dark wolf juga berubah jadi srigala dan mereka seperti serigala yang mengamuk, mereka saling menggigit dan mencakar mereka juga bertarung di atas udara sampai akhirnya Dark Wolf kalah dan terjatuh.

Dark Wolf sangat marah dan dia berjanji akan membalas dendam di malam bulan purnama, semuanya akan di bunuh jika dia jadi penguasa di malam bulan punama nanti.

Akhirnya keluarga Tom John kembali ke rumah dan mereka, dan mereka mulai berdiskusi bagaimana jika dark wolf it membuktikan omongannya. Ini bisa sangat bahaya karena Kate bukanlah seorang manusia srigala dan dia bisa mati terbunuh.

“kapan bulan purnama it terjadi?” tanya Emi.

Ayah tompun yang bernama John langsung mengambil kalender khusus untuk mengetahui malam bulan purnama akan datang. Ayah Tom membelakangi mereka semua dan mereka sangat menunggu jawaban dari Tn. John.

“ kapan itu terjadi?” tanya Tom.

Tn. John masih terus melihat kalender itu dan pertanyaan pertanyaan kedua anaknya tidak di hiaraukan sama sekali oleh Tn. John. Ayahnya tom tiba tiba berhenti menghitung dan diam.

“ dua hari lagi” ucap Tn. John. sambil berbalik badan. “kita terpaksa harus melawan mereka, kita tidak bisa berbuat apa apa” sambungnya.

“bagaimana kita melawan mereka?” ucap Emi. “kita terlalu sedikit untuk mengalahkan mereka semua” sambung emi.

“kita bisa, ya kita bisa. Kita hanya perlu panggil kerabat kerabat kita.” Sambung Tom.

“CERDAS!” ucap Tn. John dan kemudia berbalik badan untuk pergi kekamarnya.


Sore itu, Tom, Kate, Emi dan James ingin melakukan sesuatu agar semua ini bisa dihentikan dan tidak menjadi peperangan antara Dark Wolf.

“bagaimana kita menghentikannya?” ucap james.

“aku tidak tahu, james” jawab emi.

“apakah mungkin sebuah kelompok biasa akan menjadi Dark Wolf, bukankah sepanjang sejarah Manusia Serigala tidak ada yang dinamakan Dark wolf?” sambung Kate.

“maksudmu?” tanya Emi.

“kalian tidak mengerti?.” Ucap Kate. “Jadi, kelompok itu hanya memberi gertakan pada kita supaya kita meninggalkan daerah ini, dan daerah ini akan menjadi daerah kekuasaan mereka”, Sambungnya.

“jadi, semua ini hanya tipuan?, Dark Wolf tidak menjadi penguasa?,Ucap James..

“Salah, di dalam buku yang Kate baca tidak dijelaskan Dark Wolf karena it Rahasia besar yang tidak boleh terdengar di dunia manusia,” ucap Tn. John dari dalam.

“sungguh, aku tidak mengerti dengan semua ini” ucap Emi. “ini aneh!” sambungnya.

“mungkin, ayah pikir dia tidak akan datang kesini, tapi dia akan mengintai dan menangkap kita satu satu. Dan Dark Wolf akan menjadi penguasa di Ras kita, dia bangkit dari kematiannya.” Sambung Tn. John.

“maksudnya?” tanya Tom.

“ya, dia dulu adalah penguasa dan dia pemimpin dari kaum Srigala, sampai akhirnya dia di bunuh oleh Anak buahnya sendiri” jelas Tn. John. “dan tepatnya dua hari lagi, itu malam ke 113 bulan purnama” sambungnya.

“jadi?” tanya emi.

“ya, Dark wolf itu penguasa dan dia menjual dirinya pada satan,. Ketika dia dibunuh, sebelum dia menghembuskan nafas terkahirnya, dia berkata “di bulan purnama ke 113, aku akan kembali dan membalasmu” “jelas Tn. John.

“lalu, apa hubungannya dengan kita?” tanya James.

“ayah dulu adalah pengikutnya dan ayah baru sadar semakin lama ia menjabat dia semakin aneh dan semakin jahat, maka dari itu ayah tidak menyukainya dan membunuhnya ketika ia sedang mandi” jelasnya.

“jadi, dia kesini ingin membalas dendam?” tanya Kate.

“tapi kenapa dia tadi tidak mengenali ayah?” tanya Emi.

“ketika, aku habis membunuhnya aku langsung lari dan mengumpat di belakang tembok di kamarnya, maka dari itu dia tidak tahu kalau aku pelakunya” ucap Tn. John. “dan muka ku dulu dan sekarang sangat berbeda jauh.” Sambungnya.

Suasana tiba tiba menjadi hening dan mereka semua saling bertatapan satu sama lain, karena itu mengancam kehidupan mereka semua terutama Kate yang seorang mnusia biasa.

“baiklah, sekarang kalian masuk, dan Tom antarkan Kate pulang” ucap Tn. John.

“baiklah” jawab tom sambil berdiri.

James, Emi dan Tn. John- pun masuk kedalam rumah, dan Tom harus mengantarkan Kate kembali kerumahnya. Setelah mereka melewati hutan, mereka mulai menaiki mobil dan menuju ke rumahnya Kate, tapi perjalanan it tidak mulus ketika diketahui ada Srigala yang naik diatas mobil Kate.

“sepertinya aku merasakan sesuatu disini” ucap Tom.

“seperti apa?” balas Kate.

“diatas mobil ini ada seekor srigala” ucap Tom.

“apa yang harus kita lakukan sekarang?!” ucap Kate panik. “mungkin aku akan mati dimakan oleh mereka, malam ini!” sambungnya.

“tidak, tidak. Mereka hanya ingin mengikuti kita dan hanya memata matai kita mungkin setelah it mereka akan pergi” Jawab tom.

“bagimana kamu akan tahu?! Aku malam ini hanya sendiri di rumah!” ucap Kate.

Ketika mendengar itu tom terdiam dan dia hanya menatap mata Kate yang penuh ketakutan. Akhirnya malam itu, Tom memutuskan untuk menginap di Rumah Kate.

Tom tidur di sofa yang ada di kamar Kate dan Kate tidur di kasur, setelah Kate tidur pulas tom ternyata belum tidur ia harus masih menjaga Kate. Tom tersenyum ketika melihat Kate sedang tertidur, akhirnya tom menghampiri Kate dan mencium keningnya.

“aku akan selalu jaga kamu” ucapnya berbisik.

Bab 4 Alive or Death ?


Pagi itu, semua berjalan seperti biasa dan normal, keluarga John dan Kate sudah berkumpul di Rumah Tn. John untuk membicarakan rencana untuk besok malam ketika bulan purnama datang.

“apa rencanya untuk besok?” tanya emi.

“ayah, sudah menghubingi kerabat dan saudara untuk membantu kita besok malam.” Ucap Tn. John.

“setelah itu?” ucap emi.

“ya, kita akan memiliki perbatasan baru dan tempat baru disini” sambung Tn. John. “nanti di ujung dekat sungai itu adalah perbatasan disana kita akan menaruh beberapa orang unutng menjaganya” lanjutnya. “dan yang lainnya melindungi di bagian tengah lapangan, dan sekeliling rumah ini” ucapnya lagi.

“rencana yang cukup bagus” ucap tom.

“tapi, kita tidak bisa tinggal diam saja, kita harus membantu mereka” ucap James.

“bagaimana dengan Kate?” sambung Tom.

“Emi akan menemaninya” jawab James.

Mereka semua benar benar merencanakan rencana ini sangat matang dan sangat rahasia karena ini tidak boleh di dengar oleh siapapun, dan mereka sangat berharap dengan bantuan para kerabat dan saudaranya akan membuat kemenangan di White Wolf.

“James, dan Tom pergi kerumah Tn. Evans dan jaga mereka sampai besok” ucap tn. John.

“baiklah” ucap Tom.

“siap” ucap James.

Akhirnya mereka berdua pergi kerumah Kate untung menjaga Tn. Evans dari para Dark Wolf. Tn. John pun pergi meninggalkan Emi dan Kate, karena dia memiliki banyak urusan sebagai dokter.

“hai, Kate apakah aku bisa pergi ke toilet?” tanya Emi.

“boleh saja, aku akan tetap disini” Jawab Kate. “baiklah, aku hanya sebentar” balas Emi.

Akhirnya Emi-pun meninggalkan Kate sendiri di ruang tengah, dan di saat yang bersamaan telepon seluler milik Kate bunyi, dan telepone it dari Daniel, seorang yang cukup dekat dengan Kate.

“hallo, ada apa niel?” ucap Kate.

“eh, lo ada dimana? Gue mau nanya sesuatu dong tentang Tugas. Gue tunggu di aula akmpus ya” ucap Daniel.

“iya, emg sekarang lo lagi di kampus?” tanya Kate.

“iya, buruan yah” jawab Daniel.

Kate-pun pergi meninggalkan rumah tn. John dan pergi menuju Aula di kampusnya, memang sudah beberapa hari ini kampus sedang libur karena ada tanggal merah di tambah persiapan untuk ujian.

Sesampainya di kampus Kate langsung menuju aula, setelah ia masuk ke dalam aula, ternyata aula kosong dan tidak ada seorangpun disana, namun Kate tetap masuk dan dia tetap tidak menemukan daniel di sana, tiba – tiba pintu aula tertutup sendiri Kate-pun kaget dan langsung menoleh kebelakang dan saat menoleh dia melihat daniel.

Tatapan mata daniel sangat tajam dan misterius, Kate-pun yang melihat it merasa takut dan mundur karena dia hanya sendiri.

“apakah kau baik saja?” ucap Kate sambil mundur. Daniel hanya diam dan terus maju, dan tiba tiba daniel menerkam Kate dan mengeluarkan taringnya.

“daniel? Kau ---“ ucap Kate.

“ya. Aku Dark Wolf!” ucap Daniel. “aku tidak akan menyakitimu, tapi aku hanya ingin menahanmu dan aku akan kembalikanmu besok malam” ucapnya sambil melepas terkamannya.

“aku kecewa padamu!!” ucap Kate.

“Aku hanya membutuhkan Tom, Kate” Jawab Daniel berpindah tempat.

Dari atas tumpukan kardus Daniel menelpon Tom yang sedang berada di Kediaman Kate, suasana semakin tegang ketika telpon itu tersambung.

“Kate sedang bersama ku, sekarang. Temui aku di Aula kampus untuk menyelamatkan Kate, Haha” Ucap tom.

“halo, siapa ini? Halo?!!” ucap Tom di saluran telponnya yang terputus. Tompun segera menuju kampus untuk menyelamatkan Kate, tapi semua itu hanyalah tipuan, Daniel tidak benar benar menyandra Kate melainkan Kate hanya sebuah umpan untuk memancing Tom datang ke aula tersebut. Sesampainya Tom di depan pintu depan aula, Tom langsung mendobrak pintu tersebut dan Tom melihat Kate terikat di sebuah besi, Tom yang melihat itu menyelamatkan dan lari menuju Kate, katepun telah memberi tanda “Jangan” dengan menggelangkan kepalanya tapi mulutnya diplester dan terjadilah, katika Tom lari masuk untuk menyelamatkan Kate, Daniel terbang dari atas pintu dan mendekap Tom dari belakang.

Tom melawan dan mencoba untuk menggigit tangan Daniel dan usaha itu tidak sia – sia karena tangan Daniel berdarah sangat banyak. Tom yang melihat Daniel kesakitan sangat senang lalu Tom lari kearah Daniel dan menendangnya ke tumpukan kardus sampai berantakan.

Tompun berusaha menyelamatkan Kate yang terikat tali tapi, tali itu sangat sulit untuk dibuka, dan tidak ada cara lain selain memutuskan tali it dengan taringnya yang tajam. Katepun berhasil lepas, dan mereka melihat ke tumpukan kardus dari jakarak yang cukup jauh, bahwa tidak ada tanda – tanda kehidupan, Kate dan Tompun segera keluar dan meninggalkan aula dan menuju ke rumahnya Tn. John.

Ketika mereka sampai disana, rumah sudah dengan keadaan yang berantakan dan penih bercak darah, mereka berdua langsung berwaspada karena takut ada Dark Wolf yang bersembunyi dirumah itu, tapi rumah itu sangat sepi Tom dan Kate tidak menemukan siapapun disana.

“kemana mereka?” Tanya Tom.

“Aku tidak tahu, tadi sebelum aku pergi emi berpamitan untuk ke kamar mandi” Jawab Kate. “Tapi, dia tidak ada!” sambungnya.

“Baiklah, ayo kerumah kamu!” ucap tom sambil menuju mobil.

Sesampainya mereka dirumah Tn. Evans mereka bertemu dengan James dan Tn. John, yang sedang berdua cemas karena semenjak Dark Wolf menyerang mereka terpisah – pisah dan jarang untuk berkomunikasi.

“Dimana Emi, dimana?!” Tanya james.

“Bukannya bersama kalian?” ucap Tom shock.

“Tidak!, kami justru mengira Emi bersama kalian” sambung Tn. John.

Handphone Kate tiba – tiba menerima pesan singkat dari nomer Daniel yang berisi

“saudara perempuanmu bersama kami. Jika tidak ingin dia mati, serahkan Tom kepada kami, tapi jika tidak lihat akibatnya. Kami tunggu sampai Besok malam (Purnama) di Gudang Atas bukit”

Mereka yang mendengar it dari Kate langsung terdiam dan saling menatap satau sama lain, dan mereka tidak tahu apa yang harus di perbuat.

Mereka tidak ada yang ingin salah satu dari mereka ada yang mati, jadi mereka hanya terdiam.

Bab 5 Day Of Resurrection (The Full Moon)


Sore it suasana di rumah Tom semakin tegang, karena mereka tidak tahu apa yang harus mereka lakukan dan mereka hanya beranggotkan 4 orang serta kerabat kerabatnya tapi Tugas kerabat – kerabatnya hanya untuk menjaga rumah.

“Apa yang harus kita lakukan?” tanya Tom.

“aku tidak tahu, kita hanya memiliki 4 anggota sedangkan Dark Wolf sangat banyak” Ucap James.

Di depan rumah mereka terdapat kerabat mereka yang khusus datang dari Dunia Wolf yang menjaga di depan pintu karena mereka tahu sedang diintai oleh Dark Wolf.

sebenarnya White Wolf sangat banyak yaitu, Tn. John, Tom, James, Emi, Robert, Taylor, Ferty, Hanna dan Jobs, selain mereka masih banyak lagi. Robert, Taylor, Ferty, Hanna dan Jobs tidak tahu kalau keluarga Tom sedang mendapat ancaman karena mereka tinggal sangat jauh.

“Aku pernah membaca buku dirumah ku” ucap Kate.

“Buku apa?” Tanya Tom

“Buku tentang Srigala” Lanjutnya.

“Lalu?” Jawab Tom.

“Ya, aku membacanya dan aku menemukan fakta kalau di upacara di malam bulan purnama itu akan memakan tumbal satu orang” Sambungnya.

Ketika mendengar itu Tom dan James terdiam dan separate tersambar petir karena mereka berdua baru tahu dan tidak ada yang mengasih tau mereka selama mereka hidup.

“Ya, itu benar sekali” ucap Tn. John dari Ruang makan menuju Ruang tamu.

“Emi, mungkin akan dijadikan tumbal untuk memanggil Black Moon datang Besok malam” Sambungnya.

“Jadi, kapan malam ke113 bulan purnama?” Tanya Tom.

“Malam ini” Jawab Tn. John.


Malam it dibawah bulan purnama yang sangat terang, para Whitewolf berkumpul di depan rumah Tn. John, mereka untuk membicarakan apa saja yang harus mereka lakukan.

“Malam ini adalah malam Bulan Purnama, yang akan memakan satu tumbal yaitu Emi bagian dari White Wolf” Ucap Tn. John.

“Apa yang harus kita lakukan?” Tanya salah satu White Wolf.

“Kita harus meresmikan White Wolf dan kita menyerang ke tempat Dark Wolf berada” ucap Tn. John. “tapi saya mempunyai ide lain yaitu, kami berempat akan pergi bersama sepuluh White Wolf untuk menyelamatkan Emi dan sisanya kalian berjaga disini.

Ketika John sedang memberi pengarahan tiba tiba salah satu White Wolf yang berada di barisan kebelakang teriak “Pasukan, Dark Wolf Datang!” ucapnya. Seketika suasana menjadi tidak terkendali, tapi Tn. John bisa mengatasinya.

“Semuanya, Tenang dan persiapkan diri kalian” ucapnya lagi.

White Wolfpun langsung mengambil posisi masing masing, dan untuk menyerang tapi akhirnya Tom, Kate, James dan Tn. John maju kebarisan paling depan untuk menghadapi kedatangan mereka tapi Dark Wolf berhenti beberapa meter dari tempat White Wolf berdiri.

“Mau apa kau datang kesini?” Ucap Tn. John.

“Aku kesini, untuk mengembalikan Emi” Jawabnya.

“Kau berubah pikiran?” Tanya Tom.

“Ya, Tapi aku punya permintaan lain” Jawab Dark Wolf.

“Apa itu?” tanya Tn. John. “Kau ingin Tom?” Sambungnya.

“Bukan” Jawab Dark Wolf. “Lantas?” Sahut Tn. John.

“Apakah kita bisa berbicara berdua di dalam?” Tanya Dark Wolf.

“Jangan!” ucap Tom “ Kau LICIK!” sambungnya.

“Aku janji, aku tidak akan berbuat jahat kepada ayah kalian” Jawabnya.

“Baiklah” sambil menghela nafas dan menatap wajah anak – anaknya.

“Lepaskan dia (Emi) Boofs” Ucap Dark Wolf.

Akhirnya Emi dilepaskan dan Emi langsung memeluk James sambil menangis. Tn. John dan Dark Wolfpun masuk rumah dan Ketua Dark Wolf berpesan jangan bertarung di tempat itu, para Dark Wolf dan White Wolf tidak tahu apa yang mereka bicarakan di dalam rumah, it terjadi cukup lama dan hingga akhirnya Ketua Dark Wolf dan Ketua White Wolf keluar, White Wolf dan Dark Wolf itu sangat aneh karena Ketua dari Dark Wolf yang diketahui bernama Alejandro itu berjalan sangat santai dan mengajak para Dark Wolf lain untuk kembali ke Atas Bukit yang dimana it adalah tempat mereka.


Malam itu pukul 23.00, Tom, Kate, Tn. John, Emi dan James kembali kerumah mereka, dan dengan beberapa White Wolf karena rumah Tn. John sangat besar, dan hanya dijaga beberapa White Wolf.

Mereka Ber5 masuk ke ruangan Rahasia yang berada di suatu kamar di rumah it, dan mereka meminta penjelasan apa yang diucapkan.

“Apa yang Alejandro ucapkan?” tanya Emi.

“Dia, meminta damai” Jawab John berbohong.

“Benarkah?, Sesuatu banget” Sambung Emi

“Baiklah, buat apa kita sekarang disini?, masalah sudah selesai” Ucap John.

“Jadi, White Wolf harus kembali?” Tanya Kate.

“Tidak, karena aku adalah Pemimpin Mereka sekarang, dan Dunia Srigala sudah tidak ada” Jawab John sambil keluar.


Pukul menunjukan 24.00 dan semua orang dirumah it sudah tertidur, penjagaanpun sudah dihentikan karena John dan Damian sudah menyepakati sebuah perjanjian yang semua orang tidak ada yang tahu.

John bangun dari tidurnya dan pergi meninggalkan rumah secara diam – diam tapi tanpa diketahui John ternyata Kate masih terbangun dan belum tidur. Katepun tahu kalau John pergi dari rumah dan Kate mengikutinya, sampai akhirnya John sampai disuatu tempat dan banyak Dark Wolf disana, Kate mengintipnya dari semak – semak.

John disambut oleh Alejandro yang berada diatas batu dan Dark Wolf lainnya yang berada di sisi kanan dan sisi kirinya. John terus berjalan menuju Alenajdro, dan setelah dia sampai didepannya, Alejandro menyuruh anak buahnya mengikat Kaki dan Tangan John disebuah kayu, Kate yang melihat it meneteskan air mata dan tidak tahan untuk menangis tapi dia berusaha tenang agar tidak ketahuan oleh Dark Wolf.

John berhasil diikat di batang bambu dan diberdirikan, disekelilingnya diberikan dedaunan kering, dan mulai dibakar.

“haha, mati kau!” ucap Alejandro.

“hahaha” tawa para dark wolf.

Kate yang melihat itu hanya bisa menangis dan tidak bisa berkata apa – apa. Semua ini telah berakhir dan semua it hanyalah sebuah tipuan pikirnya. Katepun kembali untuk pulang dengan perlahan dia jalan mundur tapi ketika sedang mundur dia menabrak sesuatu, rupanya ia adalah Tom. Katepun kaget dan menghela nafasnya ketika dia mengetahui bahwa itu adalah Tom.

“Ngapain, kamu disini?” Tanya Tom.

“Aku ngikutin ayah, kamu.” Jawab Kate.

“Oh, aku juga sebenernya ngikutin kamu tadi soalnya aku punya penglihatan tadi malam” Ucap Tom.

“Papa kamu menukar Nyawa kamu dengan Nyawanya” Ucap Kate sambil memeluk Tom.

“Nggak, papa kok, Ayah memiliki Nyawa lebih banyak karena dia adalah keturunan dari White Wolf serigala putih.”

“Jadi –“ Ucap Kate. “Ya, dia akan hidup kembali” Sambung Tom.

Tanpa Tom dan Kate sadari teryata di belakang mereka sudah ada Beberapa Dark Wolf yaitu Boofs, Daniel, Freuz, Frank, dan Lily. Tom dan Kate kaget dantidak bisa berbuat apa – apa karena Boofs berteriak dari balik semak – semak “Ada Penyusup disini!!” ucapnya.

Kate dan Tompun langsung lari dengan posisi Kate digendong oleh Tom dan dengan kekuatan Srigalanya.

Boofs dan Danie CS ingin mengejar mereka tapi Alejandro berteriak “Jangan kejar mereka!!” ucapnya. “Buat apa kita mengejar mereka kalau besok kita akan menyerang kesana?” sambungnya.

“Maaf, tapi White Wolf lebih banyak dan kalau kita menangkan White Wolf inti seperti Tom, John dan Emi itu akan menguntungkan buat kita.” Ucap Frank.

“Bodoh! Besok malah adalah malam kegelapan malam dimana Bulan berwarna hitam jadi sangat mungkin untuk kita untuk mengakahkan mereka! Dan mendapatkan seorang Kate” Ucap Alejandro.

“Untuk Apa ?” Tanya salah satu Dark Wolf

“Untuk membuat aku menjadi penguasa, HAHAHA!” Jawab Alejandro

“Hahaha” ketawa para Dark Wolf Lainnya.




Bab 6 Second Life


Pagi itu diatas batu sudah tidak ada tiang bambu karena telah hangus terbakar, beegitupun dengan John, dia telah menjadi Abu dan tidak ada bekas sama sekali, dia hanya meninggalkan Abunya yang tidak bisa tertiup angin biasa.

Pagi itu Kate dan Tom datang ke tempat yang semalam dibuat untuk upcara, suasanan sepi dan sunyi sekali ditengah Hutan dengan udara yang dingin menusuk tulang.

“Papa, sudah menjadi demu” ucap Tom.

“Kita tinggal menunggu, matahari dan sinari dia dengan itu dia akan kembali separate sedia kala” Sambung Tom

“Ya, kamu benar” sambil memeluk Tom

“tapi ini masih sangat pagi tom” Sambung Kate. “Apakah kita perlu membawanya pulan?” Lanjutnya.

“Tidak, kita tidak bisa membawanya karena kalau kita membawa debu itu otomatis akan berterbangan” Jawabnya “karena jiwanya sudah tidak bersatu” Sambungnya. “Kalau dia tetap dibiarkan seperti it jiwanya akan menyusun suatu nyawa baru, dan intinya kalau it diangkat maka proses it gagal” Lanjutnya.

“Mengapa kau tahu itu?” Tanya Kate.

“Ya, semalam White Wolf, Kakek Moyang Papa datang ke dalam mimpi ku” Jawab Tom.

“Baiklah” Ucap Kate. “Sampai kapaan kita harus menunggu?” Tanya Kate?

“Aku tidak tahu.” Jawab Tom.

“Kita duduk saja, di pinggir batu ini” Ucap Kate sambul menunjuk pinggiran batu yang mereka berada diatasnya sekarang.

Kate dan Tom pun akhirnya menunggu sambil memberlakangi debu tersebut, mereka mununggu cukup lama hampir setengah jam, merekapun melihat matahari muali menunjukkan sinarnya dan mereka melihat sinar itu menyinari Debunya dan Debu it berkilauan separate semuah Pasir Emas.

Lalu, pasir it terbang membentuk pola seperti badan manusia dengan tiupan angin dan sinar matahari, kejadian itu seperti mimpi karena mereka baru pertama kali melihat hal seperti ini.

Semakin lama debu itu mulai tampak seperti manusia tapi debu it tiba tiba pergi ke balik pohon besar yang berada di depan batu ini dengan tetap berbentuk pola manusia, Kate dan Pon tum terkejut dan saling bertatapan dan melihat kemana debu itu pergi.

Setelah debu itu dibalik pohon, angin mulai berhenti, dan matahari tetap bersinar tapi dari balik pohon itu tidak memiliki adanya tanda kehidupan, merekapun ingin menuju pohon itu tapi baru beberapa langkah tiba – tiba muncul srigala berwarna putih yang menampakan diri.

Srigala itu mendekat ke arah Mereka, Tom dan Kate hanya bisa melihat dan tersenyum karena mereka tahu kalau itu adalah papa mereka. Katepun memeluk Tom sambil melihat Srigala putih itu mendekat, Kate tidak takut tapi dia senang.

Srigala itu akhirnya sampai di hadapan mereka berdua, dan srigala it menundukan kepalanya dengan sopan lalu srigala itu mengelilingi tubuh Tom dan Kate, mereka berdua bingung apa yang dilakukan srigala itu, tapi itu tidak masalah bagi mereka.

Srigala putih itu mengelilingi Tom dan Kate sebanyak Tujuh kali putaran dan setelah selesai srigala it kembali depedan Tom dan Kate dan dia menunduk Hormat dengan sangat anggun dan sopannya, Tom dan Katepun membalas tundukan itu dan ketika mereka mengangkat kepala mereka keluar seseorang dari balik pohon, itu adalah ayah mereka!.

Tom dan Kate bingung karena kalau ayahnya baru keluar, siapa srigala putih ini?, dan apa tujuannya mengelilingi mereka sebanyak Tujuh kali?

“Hey, kalian!” ucap John.

Tompun memeluk ayahnya sangat lama dan tidak dilepas Tompun mengeluarkan air matanya padahal dia adalah tipe orang yang bukan suka menangis tapi kali ini dia berbeda dan menangis.

“Baiklah, aku selamat!” Sambung John. “Hey, perkenalkan ini adalah White Wolf kakek moyang ayah” Lanjutnya.

“Benarkah?, Megangumkan!” ucap Kate sambil mengelus rambut halus yang berada di leber atasnya.

“Aku tidak percaya ini” Ucap tom.

“Ya, dia akan membantu kita melawan Dark wolf malam ini” Ucap John.

“Yeah!” ucap Kate.

“Kate, kamu sudah menjadi manusia srigala dan kamu memiliki kekuatan srigala diatas normal” Ucap White Wolf.

Katepun kaget dan senang, dia tidak bisa berkata selain memeluk Tom, karena itu adalah impiannya belakangan ini.

“dan bisa dibilang, kekuatanmu hampir sebanding dengan ku” Sambungnya.

Ketika mendengar White Wolf berbicara seperti it, Kate makin tidak percaya dan dia menganggap ini seperti mimpi yang sedang ia alami.

“sebenarnya rencana Dark Wolf untuk ingin menahan kamu (tom) itu untuk mendapatkan Kate” Ucapnya

“Benarkah?”

“Ya, dia menceritakan semua padaku” Ucap john.

“Tapi nanti malam kita akan melawan bersama, dan kamu harus membunuh dia sendiri dan kelemahan dia adalah punggungnya, karena itu adalah letak satan tersebut” Sambung White Wolf

“hm…” Kate terdiam.

“Kamu pasti bisa” ucap Tom.

“Baiklah, Ambil ini” ucap Tn. John memberikan 2 botol air.

“Apa ini?” Tanya Tom.

“Itu adalah keringat ku, jika kalian mendi atau menyiramkan air itu ke badan kalian, maka kalian akan bisa hidup kembali” Ucap White Wolf.

“Baiklah” Ucap Kate sambil mengambil Botol itu.

“Ayo kita kerumah “ Ucap John.


Merekapun sampai dirumah tn. John dan langsung berkumpul diruang tengah untuk membicarakan rencana untuk nanti malam.

“Mulai dari sekarang kita harus bersiap – siap” Ucap John.

“ayah sudah memiliki, beberapa konsep” sambungnya.

“Apa?” Ucap Emi.

“Jadi, White Wolf yang lainnya menjaga dari depan rumah sampai mendekati perbatasan” Ucap John lagi.

“dan yang menjaga di sekeliling rumah ini mungkin hanya 50 orang dan kita dan yang lainnya naik ke atas bukit, dan jika rumah ini hancur mungkin Ras wolf akan pinda ke tempat yang dulu” Sambungnya lagi.

“Beri tahu berita ini Tom” lanjutnya.

Tom-pun berdiri dan bergegeas untuk keluar rumah untuk memberi tahukan rencana ini kepada white wolf lainnya.

“Tunggu” Ucap Tuan Besar White Wolf.

“Lebih baik, panggil mereka semua dan kita bicarakan di kamar rahasia di bawah tanah” Sambungnya.

“Dimana itu?”

“Dibawah rumah ini” Sambungnya.

“Memang ada?” Tanya Kate.

“Ya, pintunya berada di di dalam kamar penyimpanan di rumah ini?”

“Bukankah kamar penyimpanan tidak ada pintu, selain pintu masuk dan keluar ?” Ucap Emi.

“Ikut aku” Ucap White Wolf sambil berjalan menuju Ruang penyimpanan dirumah itu.

Akhirnya mereka sampai di depan kamar penyimpanan dan mereka masuk kedalam kamar itu dan dipimpin White Wolf.

“Dimana letak pintu it?” tanya John.

Tuan Besar White Wolf hanya terdiam dan terus melanjutkan jalannya menuju sebuah lukisan serigala putih yang berada di kamar tersebut.

Lalu White Wolf berhenti di depan lukisan tersebut dan dia menengok kearah Para White Wolf lalu dia kembali terfokus pada lukisan tersebut dan dia separate mengucapkan sebuah kata yang hanya bisa di mengerti olehnya yaitu “roo deh tne poes aelp” seketika lukisan itu bergerak dan gambarnya menjadi seperti sedang menghormati kedatangan dan lukisan itu bergeser layaknya pintu geser.

“bagaimana ini bisa terjadi?” tanya Kate.

“lihat bingkai lukisan ini” Kata White Wolf.

Setelah lukisan itu bergeser tampak sebuah anak tangga yang cukup panjang yaitu memiliki 50 anak tangga dengan di kiri dan kanan dindingnya diterangi oleh sebuah obor.

“Tom dan James panggil yang lainnya masuk kesini” Ucap White Wolf.









Bab 7 The Black Moon Night


Malam itu angin bertiup sangat kencang dan bulan membentuk Setengah lingkaran, Black Moon akan segera datang dan kekuatan Dark Wolf akan menjadi Kuat.

Pasukan White Wolf sudah bersiap dibagi menjadi 3 kelompok yaitu di dekat perbatasan, ditengah lapangan, dan diatas bukit.

Mereka sudah bersiap untuk melawan pasukan Dark Wolf dan mereka yakin kalau mereka bisa mengalahkan Alejandro.

Ketika mereka sedang menunggu, tiupan terompet dari sisi kiri mereka berbunyi dua kali yang bertanda bahwa musuh telah datang.

“Musuh telah datang” ucap salah satu White Wolf.

Dark Wolf sangat banyak mereka berlari dari jauh dengan menyerupai serigala dan menyerang White Wolf, pasukan White Wolf tidak mau kalah mereka mulai beraksi dan suasana ricuh tapi Kelompok Inti White Wolf tidak ikut melawan karena Pasukan Inti dari Dark Wolf masih belum terlihat.

“banyak dari kelompok kita yang tumbang” ucap peniup terompet tadi dari atas rumah pohon yang mereka bangun untuk memantau.

“Keluarkan yang lainnya” ucap John.

White Wolf yang lainnya ikut keluar, mereka keluar dari sisi dan kanan pasukan inti dan berlari menuju ke tengah lapangan untuk membantu yang lainnya.

Alejandro dan pasukan inti lainnya muncul dengan berupa serigala, John, Tom, James, Emi pun ikut bertempur untuk melawannya dan di bukit hanya ada Kate, beberapa White Wolf dan Tuan Besar White Wolf yang bersembunyi.

Merekapun bertarung, Tom menggigit Alejndro dan alejandro menggigit Tom mereka salaing menggigit dan saling mencakar, begitupun dengan john , james dan Emi.

Pada saat James sedang ingin menyerang, dia melihat Emi tergeletak ditengah pertempuran dan ada Dark Wolf yang ingin menyerang Emi, dengan Cepat James lari menuju Emi dan menabrakan badannya ke Dark Wolf yang ingin menyerang itu sehingga dia terlempar.

James langsung menggigit kalung dileher Emi dan membawanya ke atas bukit dan menitipkannya kepada Kate.

“Ada apa ini ?” Tanya Kate.

“Bantu dia dan jaga dia” ucap james dan kemudia dia kembali ke medan perang.

“Baiklah” Jawab Kate.

Emi yang tadinya berupa serigala kini berubah menjadi manusia sendirinya dan tampak lemas dan tidak bergerak.

Kate yang melihat keadaan Emi seperti itu, ingat kalau dia memiliki sisa keringat yang diberikan Oleh White Wolf. Kate meneteskannya dibagian luka di tubuh Emi yaitu kaki dan lengan.

Emi langsung tersadar walaupun masih terlihat lemas tapi setidaknya dia terbangun berkat obat itu.

Pertempuran semakin memanas dan Kelompok White Wolf hampir kehabisan pasukannya dan tidak bisa berbuat apa lagi, yang tersisa hanya Kate dan Kate pun turun untuk melawan Alejandro di tengah Serigala – Serigala yang tumbang.

Kate menyerang dengan wujud serigala dan berada di posisi atas dan menggigit leher Alejandro tapi Alejandro lebih kuat dia sekarang berada posisi diatas dan menggigit lengan Kate tapi tiba tiba – bulan yang sudah berbentuk Gerhana full berubah sedikit sedikit bulan itu kembali seperti semula Dark Wolf yang melihat itu bingung kenapa bisa terjadi, ternyata cahaya bulan itu berasal dari atas bukit.

Alejando pun melepaskan gigitannya dan berlari menuju keatas bukit, Katepun ikut mengejarnya.

Alejandro bertemu dengan White Wolf dan dia kaget kenapa dia bisa hidup kembali sedangkan dia sudah mati lama sekali.

“Apa maumu?!” Ucap Alejandro.

Tanpa basa basi, White Wolf menggigit Alejandro yang sedang berwujud manusia, dengan mudah alejandro mendorong White Wolf dari tangannya dan menjatuhkannya, tapi tiba tiba Leher alejandro ada yang menggigit yaitu Kate, Alejandropun kaget dan langsung melepaskannya dengan tangannya sendiri yang kuat.

Alejandro mendorong Kate sampai terjatuh dan tidak bergerak, Alejandropun saling tatap dengan White Wolf dan dia bingung kenapa White Wolf tidak menyerang.

Tiba – Tiba Alejandro terjatuh berposisi terkurep dan terlihat ada pisau yang menancap di punggungnya.

Alejandro hancur bagaikan debu yang tertiup angin malam itu dan pengikutnyapun ikut menjadi Abu berterbangan.


“Aku senang bisa memiliki kamu” ucap Tom di tempat tidurnya.

Kate hanya tersenyum dan menggenggam tangan Tom dengan kelembutan dan penuh kasih sayang.

“Aku senang bisa membunuh Alejandro tapi..” ucap Kate.

“tapi apa?” ucap Tom.

“Tapi..” Jawabnya Kate.

“Apa?” Ucap Tom lagi.

“Kate, bolehkah aku bicara padamu?” Ucap Emi dari Balik Pintu.

“Baiklah” Ucap Kate, menyusul Emi.


END********************************


-EPILOG –

4 tahun kemudian Kate dan Tom menikah, James dan Emi sudah memiliki 2 anak yaitu Lily dan Robert dan mereka berEmpat tinggal di satu rumah di daerah New York yang berdekatan dengan Rumah Kate yang dulu. Tn. Gary Evans dan tn John telah meninggal di tahun 2013. Robert menikah dengan Ferty di tahun 2014, Taylor dan Hanna Menikah di tahun yang sama dengan Robert dan Ferty, sedangkan Jobs telah pindah bersama istri dan anaknya ke Pranciss.